WhatsApp
Penerimaan Santri Baru 2027-2028

Wisuda Tahfidz Sulaimaniyah Ke-16: Cetak 324 Hafiz-Hafizah,
40 Santri Berprestasi Diberangkatkan Umroh

16 Juni 2026 |

JAKARTA – Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah sukses menggelar perhelatan akbar Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16 pada Selasa, 16 Juni 2026 bertempat di Menara 165, Jakarta Selatan. Acara tahunan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting dalam melahirkan generasi qurani yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama.

Pada wisuda kali ini, sebanyak 324 santri resmi dilantik setelah berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an menggunakan metode tahfidz Utsmani khas Sulaimaniyah. Para wisudawan terdiri dari 198 hafiz (putra) dan 126 hafizah (putri).

Prosesi wisuda ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. dan Wakil Presiden RI Periode 2019–2024 K.H. Ma'ruf Amin. Kehadiran para tokoh ini memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi para santri yang telah berjuang keras menjaga kalam Allah SWT.

Dalam sambutannya, Menteri Agama memberikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang berdiri sejak 2005. Menag memuji kiprah yayasan ini dalam mencetak penghafal Al-Qur'an bertaraf internasional melalui kerja-kerja senyap.

“Yayasan Sulaimaniyah ini tidak 'berkoar-koar', tidak pernah 'menepuk dada', dan minim mempublikasikan prestasinya. Tapi diam-diam mereka melakukan bakti kemanusiaan. Maaf saya agak terharu pada pagi hari ini, (yayasan ini) tidak populer di bumi tapi bisa saja menjadi 'selebriti' di langit,” ungkap Menag.

Lebih lanjut, Menag mengingatkan para wisudawan agar tidak cepat berpuas diri dan menjadikan kelulusan ini sebagai langkah awal dalam mendalami Al-Qur'an secara lebih luas. “Ini bukan akhir daripada sebuah pencarian setelah khatam 30 Juz. Justru kita menganggap ini adalah awal daripada sebuah pencarian panjang untuk mengenali Al-Quran,” pesannya.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Wakil Presiden RI ke-13, K.H. Ma'ruf Amin. Beliau mengaku terkesan dengan kedalaman kurikulum yang diterapkan di Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah.

“Hari ini saya merasa berbahagia sekali dapat mengikuti wisuda dari Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah yang saya saksikan luar biasa. Bukan hanya hafal, tetapi juga menguasai kitab kuning, ilmu alat, nahwu, dan sharaf. Karena tanpa ilmu alat, kita tidak bisa memahami bahasa Al-Quran,” puji K.H. Ma'ruf Amin. “Saya ingin menyampaikan penghargaan yang luar biasa, bagi kami Sulaimaniyah telah mencetak putra-putra kami menjadi hafiz yang memberi warna, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.”

Suasana haru dan bangga semakin menyelimuti ruangan ketika pihak yayasan mengumumkan pemberian apresiasi khusus bagi santri dengan capaian terbaik. Sebanyak 40 wisudawan berprestasi mendapatkan hadiah paket ibadah umroh ke Tanah Suci sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kedisiplinan, dan kelancaran hafalan (mutqin) mereka selama menempuh pendidikan.

Acara puncak ditutup dengan prosesi sakral penyerahan ijazah kelulusan dan penyematan sorban secara simbolis oleh jajaran pengurus pusat yayasan bersama perwakilan Kementerian Agama.

Pimpinan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga kepada seluruh asatidz, wali santri, dan para donatur yang terus mendukung operasional pondok. Wisuda ke-16 ini diharapkan bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan gerbang awal bagi para alumni untuk melanjutkan studi, memperdalam ilmu, dan menyebarkan syiar Islam yang rahmatan lil 'alamin.